Kalam Perantau

Icon

Takziah…Alfatihah! – Asri..Pergimu tak kembali

 Oleh: ustnik

Apabila datang ajal mereka, tidak dilambatkan walau sesaat dan tidak dipercepatkan”. Benarlah Allah. Dalam usia 44 tahun, 2 tahun lebih tua dari saya, Asri (saya Nasri), penasyid utama Rabbani pergi buat selamanya. Suaranya masih mantap walau menjangkau 44 tahun.

Ketika zaman remaja, saya meminati nasyid Nada Murni, antaranya Munajat. Di dalam kereta, beberapa CD nasyid masih tersimpan, antaranya Nada Murni. Saya sukakan nasyid dahulu. Liriknya bagus, suaranya jelas, alat muziknya kurang (terutama tiada bunyi gitar). Nasyid The Zikr versi lama pun demikian.

Ketika Rabbani mengadakan konsert berkaitan Cintakan Nabi atau Maulid (lupa), saya ada menghantar e-mail kepada website Rabbani supaya mengelakkan diri dari berduet dengan Siti Norhaliza. Mungkin niatnya baik, tetapi bagi saya hukum adalah jelas.

Biarlah. Yang lepas itu lepas. Namun dunia seni memang cukup mudah terdedah dengan pelbagai fitnah yang tak diundang. Allah menyayangi Asri. Suaranya yang merdu dalam ‘Munajat’nya masih terngiang di telinga. Tetapi nasyidnya ‘Pergi Tak Kembali’ kali ini bukan untuk peminatnya tetapi untuk dirinya sendiri. Al-Fatihah
dari: www.niknasri.com

Filed under: News, , ,

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Hasil Karya

HARAKAH sebagai media dakwah : Satu analisis

Archives

Categories

%d bloggers like this: